Senin, 19 Desember 2011

KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN


A. Pendekatan kesusastraan
     IBD, yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa Inggris the humanities. Istilah ini berasal dari bahasa latin Humanus, yang berarti manusiawi, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari the humanities orang akan menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Jadi the humanities berkaitan dengan masalah nilai, yaitu nilai kita sebagai homo humanus.
Untuk menjadi homo humanus, manusia harus mempelajari ilmu, yaitu the humanities, disamping tanggung jawabnya yang lain. Apa yang dimasukkan kedalam the humanities masih dapat diperdebatkan, dan kadang-kadang disesuaikan dengan keadaan dan waktu. Pada umunmya the humanities mencakup filsafat, teologi, seni dan cabang-cabangnya tennasuk sastra, sejarah, cerita rakyat, clan. sebaginya. Pada pokoknya semua mempelajari masalah manusia dan budaya. Karena itu ada yang menterjemahkan the humanities menjadi ilmu-ilmu kemanusiaan, ada juga yang menterjemahkan menjadi pengetahuan budaya.
Karena seni adalah ekspresi yang sifatnya tidak normatif, seni lebih mudah berkomunikasi. Karena tidak normatif, nilai-nilai yang disampaikannya lebih fleksibel, baik isinya maupun cara penyampaiannya.
Hampir disetiap jaman, sastra mempunyai peranan yang lebih penting. Alasan pertama, karena sastra mempergunakan bahasa. Sementara itu, bahasa mempunyai kemampuan untuk menampung hampir semua pemyataan kegiatan manusia. Dalam usahanya untuk memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk memahami alam semesta, yang kemudian melahirkan ilmu pengetahuan, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk mengatur hubungan antara sesamanya yang kemudian melahirkan ilmu-ilmu sosial, manusia mempergunakan bahasa. Dengan demikian, manusia dan bahasa pada haketnya adalah satu. Kenyataan inilah mempermudah sastra untuk berkomunikasi.
Sastra juga lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sementara itu filsafat, yang juga mempergunakan bahasa, adalah abstraksi. Cinta kasih, kebahagian, kebebasan, dan lainnya yang digarap oleh filsafat adalah abstrak. Sifat abstrak inilah yang menyebabkan filsafat kurang berkomunikasi.Karena seni memegang peranan penting, maka seniman sebagai pencipta karya seni juga penting, meskipun yang lebih penting adalah karyanya. Seniman adalah media penyampai nilai-nilai kemanusiaan. Kepekaannya menyebabkan dia mampu menangkap hal yang lepas dart pengamatan orang lain.IBD adalah salah satu mata kuliah yang diberikan dalam satu semester, sebagai bagian dart MKDU. IBD tidak dimaksudkan untuk mendidik ahti-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang tennasuk didalam pengetahuan budaya ( The Humanities ), Akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya. Pada waktu menggunakan karya sastra, misalnya. Mahasiswa tidak perlu mengetahui sejarah sastra, teori sastra, kritik sastra, dan sebaginya. Memang seperti cabang-cabang the humanities lainnya, dalam Ilmu Budaya Dasar sastra tidak diajatkan sebagai salah satu disiplin ilmu. Sastra disini digunakan sebagai alat untuk membahas masalah-masalah kemanusiaan yang dapat membantu mahasiswa untuk menjadi lebih humanus. Demikian juga filsafat, musik, seni rupa, dan sebagainya.Orientasi the Humanities adalah ilmu : dengan mempelajari satu atau sebagian dart disiplin ilmu yang tercakup dalam the humanities, mahasiswa diharapkan dapat menjadi homo humanus yang lebih baik.
 Hubungan ilmu budaya dasar dengan kesusastraan :
  1.  sastra merupakan bahasa yang mempunyai kemampuan yang menampung kegiatan manusia
  2. Sastra juga lebih mudah berkomunikasi 
B.   IBD Yang dihubungkan Prosa.
      Prosa adalah cerita rekaan dan diartikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran,lakuan,peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Dalam kesusastraan kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru.
 Prosa lama meliputi :
· Dongeng: Cerita yang tidak benar-benar terjadi.
· Hikayat: Cerita yang sulit diterima akal,merupakan cerita rekaan, namun memiliki Pesan dan amanat bagi pembacanya.
· Sejarah: Kejadian masa lampau yang benar-benar terjadi atau riwayat asal-usul.
 Prosa baru Meliputi :
· Kisah: Satuan naratif yang seringkali dibedakan dari cerita.
· Cerpen: Suatu bentuk prosa naratif fiktif, cenderung padat dan langsung pada tujuannya,
· Novel: Karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif, biasanya berbentuk cerita.
· Biografi: Kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang.
· Otobiografi: Biografi yang ditulis oleh subyeknya.
 C.    Nilai-nilai dalam prosa fiksi.
Prosa fiksi dalah prosa yang mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra, nilai-nilai prosa fiksi antara lain:
1.      memberikan wawasan
2.      memberikan inforrmasi
3.      memberikan kesenangan
D.   IBD Yang dihubungkan Dengan Puisi
Puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenal kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang artistic/esthetic, yang secara padu dan utuh dipadatkan kata – katanya.
 Kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :
1.    Figura bahasa
2.    Kata – kata yang bermakna ganda.
3.    Kata – kata berjiwa.
4.      Kata – kata yang sudah diberi nilai-nilai,rasa,dan asosiasi-asosiasi tertentu.
 alasan – alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan IBD adalah sebagai berikut :
1.    Hubungan puisi deengan pengalaman hidup manusia.
2.    Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
3.    Puisi dan keinsyafan social.

Daftar Pusaka :

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesusastraan-4/

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

     Budaya tercipta atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di alam raya ini. Manusia diciptakan oleh tuhan dengan dibekali oleh akal pikiran sehingga mampu untuk berkarya di muka bumi ini dan secara hakikatnya menjadi khalifah di muka bumi ini.manusia juga memiliki akal, intelegensia, intuisi, perasaan, emosi, kemauan, fantasi dan perilaku.dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka manusia bisa menciptakan kebudayaan. Ada hubungan dialektika antara manusia dan kebudayaan. Kebudayaan adalah produk manusia, namun manusia itu sendiri adalah produk kebudayaan. Dengan kata lain, kebudayaan ada karena manusia yang menciptakannya dan  manusia dapat hidup ditengah kebudayaan yang diciptakannya. Kebudayaan akan terus hidup manakala ada manusia sebagai pendudukungnya. 
kebudayaan memiliki peran sebagai berikut:
1.      Suatu hubungan pedoman antarmanusia atau kelompoknya
2.      Wadah untuk menyalurkan perasaan-perasaan dan kemampuan-kemampuan lain.
3.      Sebagai pembimbing kehidupan dan penghidupan manusia
4.      Pembeda manusia dan binatang
5.      Petunjuk-petunjuk tentang bagaimana manusia harus bertindak dan berprilaku didalam pergaulan.
6.      Pengatur agar manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak, berbuat dan menentukan sikapnya jika berhubungan dengan orang lain.
7.      Sebagai modal dasar pembangunan.

      Kebudayaan adalah hasil cipta, karsa dan rasa manusia oleh karenanya kebudayaan mengalami perubahan dan perkembangan sejalan dengan perkembangan manusia itu. Perkembangan tersebut dimaksudkan untuk kepentingan manusia itu sendiri, karena kebudayaan diciptakan oleh dan untuk manusia.
Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok sosial tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan kelompok-kelompok lain dengan adanya kontak-kontak antar kelompok atau melaui proses difusi. Suatu kelompok sosial akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu bilamana kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntunan yang dihadapinya.
Pengadopsian suatu kebudayaan tidak terlepas dari pengaruh faktor-faktor lingkungan fisik. Misalnya iklim topografi sumber daya alam dan sejenisnya. Dari waktu ke waktu, kebudayaan berkembang seiring dengan majunya teknologi (dalamhal ini adalah sistem telekomunikasi) yang sangat berperan dalam kehiduapan setiap manusia.
     Perkembangan zaman mendorong terjadinya perubahan-perubahan disegala bidang, termasuk dalam kebudayaan. Mau tidak mau kebudayaan yang dianut suatu kelompok sosial akan bergeser. Suatu kelompok dalam kelompok sosialbisa saja menginginkan adanya perubahan dalam kebudayaan yang mereka anut, dengan alasan sudah tidak sesuai lagi dengan zaman yang mereka hadapi saat ini. Namun, perubahan kebudayaan ini kadang kala disalah artikan menjadi suatu penyimpangan kebudayaan.
Hal yang terpenting dalam proses pengembangan kebudayaan adalah dengan adanya kontrol atau kendali terhadap prilaku reguler (yang tampak) yang ditampilkan oleh para penganut kebudayaan. Karena tidak jarang perilaku yang ditampilkan sengat bertolak belakang dengan budaya yang dianut didalam kelompok sosial yang ada di masyarakat. Sekali lagi yang diperlukan adalah kontrol / kendali sosial yang ada di masyarakat sehingga dapat memilah-milah mana kebudayaan yang sesuai dan mana yang tidak sesuai.

MANUSIA DAN KEINDAHAN


    keindahan adalah suatu pandangan dimana suasana itu sangat indah dan nyaman untuk dilihat . Keindahan berasal dari kata elok, cantik, molek dsb. Keindahan itu bermacam-macam seperti keindahan alam, seni, dan suasana. Keindahan juga bersifat universal. artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal. Keindahan itu bisa berasal dari sang maha kuasa ataupun keindahan yang dibuat oleh manusia.
 
Keindahan menurut berbagai sumber
Keindahan adalah sesuatu yang mendatangkan rasa sedang bagi yang melihatnya (Leo Tolstoy, pujangga Rusia), keindahan adalah sesuatu yang mendatangkan rasa senang (Humo, pujangga Inggris), dan keindahan adalah sesuatu yang paling banyak mendatangkan rasa senang (Hemsterhuis, pujangga Belanda)
Keindahan adalah susunan yang teratur dari bagian yang erat antara satu dengan lainnya (Baumgarten, pujangga Jerman), keindahan adalah sesuatu yang memiliki proporsi yang harmonis (Shaftesbury, pujangga Jerman), Keindahan adalah keserasian obyek dengan tujuannya (Emmanuel Kant).

1. Keindahan dalam arti luas
Keindahan dalam arti luas menurut para ahli, yaitu :
a. Menurut The Liang Gie keindahan adalah ide kebaikan
b. Menurut Pluto watak yang indah dan hukum yang indah
c. Menurut Aristoteles keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan
2. Keindahan dalam arti estetik murni
Yaitu pengalaman estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.
3. Keindahan dalam arti terbatas
Yaitu yang menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk dan warna
    Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan.
Keindahan dalam arti yang terbatas, me~punyai arti yang lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut bendabenda yang dapat -diserap dengan penglihatan, yakni berupa keindahan bentuk dan warna. keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan kebalikan dari garis, warna, bentuk, nada, dan kata-kata. Ada pula yang berpendapat bahwa keindahan adalah suatu kumpulan hubungan-hubungan yang selaras dalam suatu benda dan di antara benda itu dengan si pengarnat.
a. Nilai estetik
Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang Gie menjelaskan bahwa, pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomi, nilai pendidikan, dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Dalam ”Dictionary of Sociology and Related Science” diberikan rumusan tentang nilai sebagai berikut :
‘”The believed Capacity of any object to saticgy a human desire. The Quality of any object which causes it be of interest to an individual or a group” (Kemampuan yang dianggap ada pada suatu benda yang dapat memuaskan keinginan manusia. Sifat dari suatu benda yang menarik minat seseorang atau suatu kelompok).
Hal itu berarti, bahwa nilai adalah semata-mata adalah realita psikologi yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada hendaknya itu sendiri. Nilai itu (oleh orang) dianggap terdapat pada suatu benda sampai terbukti letak kebenarannya.
Nilai itu ada yang membedakan antara nilai sub yektif dan obyektif,Tetapi penggolongan yang penting ialah:
- Nilai ekstrinsik
Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (“instrumental! Contributory value”), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu contohnya puisi, bentuk puisi yang terdiri dari bahasa, diksi, baris, sajak, irama, itu disebut nilai ekstrinsik
- Nilai intrinsik
Nilai intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Contohnya : pesan puisi yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui (alat benda) puisi itu disebut nilai intrinsik .


Rabu, 14 Desember 2011

KEBINGUNGAN SESEORANG

aku tak tahu apa yang kuinginkan
aku pun tak tahu apa yang kuharapkan
semua ini seperti mimpi
semua ini seperti khayalan

aku tidak mengerti apa yang terjadi
aku bahkan tidak ingat apa yang telah terjadi
ingin aku mengetahuinya
tapi tak bisa

aku berusaha sekuat tenaga mencari arti dari semua ini
tapi semua itu percuma
dan waktu ku hanya terbuang sia-sia


ohh tuhan...
bantulah aku menemukan jawaban dari semua ini
aku mohon padamu berikanlah aku petunjuk
melalui mimpi-mimpiku
agar aku mengetahui apa arti dari semua ini...

HILANGNYA RASA KEMANUSIAN DINEGERIKU INDONESIA

     Akhir-akhir ini banyak berita yang menayangkan atau menyajikan tentang kasus kekerasan yang menyebakan nyawa seseorang hilang. entah itu disebabkan oleh kasus perampokan, pemerkosaan,tawuran ataupun karena dendam. mereka yang membunuh seperti sudah tidak takut dengan hukum ataupun dosa atas perbuatan yang dilakukannya. hati nurani mereka seperti sudah mati dan rasa kemanusiaan mereka seperti sudah hilang. seseorang bisa nekat menghilangkan nyawa orang lain disebabkan orang beberapa faktor diantaranya adalah, karena kebutuhan ekonomi yang makin meningkat sedangkan pendapatannya tidak mencukupi sehingga ia nekat untuk merampok, lahan pekerjaan yang kurang sehingga banyak pegangguran yang dapat meningkatkan tindakkan kriminalitas,karena dendam seseorang bisa memunuh orang lain, serta masalah-masalah lainnya.sepertinya dimata mereka nyawa seseorang sudah tidak ada harganya lagi.

Apakah ini semua salah penegak hukum???
    
kejadian tersebut tidak semuanya salah penegak hukum saja, tetapi bisa disebabkan juga karena faktor mental yang masih lemah, akhlak yang sudah mulai hilang serta nilai dan norma yang mulai memudar. semua kasus ini bisa diminimalisirkan jika para penegak hukum bisa bertindak tegas tanpa memandang status seseorang, jika hukumnya tegas orang yang ingin membunuh jadi berpikir berkali-kali jika ingin membunuh seseorang. lalu mental rakyat indonesia juga harus dirubah untuk menjadi lebih baik dan kuat sehingga tidak mudah untuk melakukan hal yang bodoh. akhlak-akhlak tentang kehidupan sesama manusia ataupun yang lainnya harus dipertebal lagi serta nilai dan norma yang sudah ada sejak dulu bisa dipelajari lagi dan bisa diterapkan dikehidupan nyata.jika semua hal tersebut sudah dilakukan, kemungkinan seseorang untuk membunuh akan kecil.
    

Rabu, 07 Desember 2011

MENGENAL CINTA YANG SESUNGGUHNYA

sebenarnya aku tak begitu mengenal apa itu arti cinta yang sesungguhnya
apakah cinta itu seperti makhluk?
cinta itu terletak dimana?
dan bagaimana bisa terjadinya cinta?

tetapi aku bisa mendapatkan semua jawaban tersebut setelah aku mengenalmu.aku mengenalnya tanpa sengaja melalui jejaring sosial yang terdapat di internet. setelah aku bertanya-tanya padanya dan ternyata kami masih satu sekolah, tetapi anehnya kami tidak saling mengenal satu sama lain.tapi berkat perkenalan tersebut kami manjadi sangat akrab seperti sudah kenal lama.aku belajar banyak dari dia tentang kehidupan,persahabatan,pelajaran sekolah bahkan cinta.entah mengapa setelah aku mengenalnya ada perasaan beda yang tiba-tiba muncul. aku tidak tahu ini perasaan apa??
tetapi setelah waktu berlalu aku pun menyadari bahwa aku suka padanya. akupun memberanikan diri untuk menyatakan cinta padanya walaupun menurutku itu bukan waktu yang tepat. tapi apa boleh buat cinta berkata lain.dan sayangnya dia menolakku.
aku sangat kecewa dengan jawaban yang di katakannya,tetapi seiring waktu berjalan aku bisa menerima jawaban tersebut.
aku berpikir ada yang lebih spesial dari apa yang aku inginkan.
aku bisa mendapatkan jawaban yang selama ini belum aku dapatkan.
ternyata cinta itu memang seperti makhluk hidup, ia bergerak sesuai dengan kemauannya.
dan cinta letaknya ada dihati
serta cinta itu bisa terjadi karena ada rasa suka seseorang kepada lawan jenisnya...


HIDUPKU

ya tuhan...
bukankah aku masih hidup
aku masih punya rasa malu
aku masih punya rasa cinta

ya tuhan...
penderitanku sudah cukup banyak
pengorbananku sudah cukup banyak
janganlah engkau tambah penderitaanku
janganlah engkau tambah dengan yang lain

ya tuhan...
kaulah yang maha tahu
dan kaulah yang menciptakan semua ini
karna itu aku mohon padamu
hilangkanlah kebimbangan yang ada pada pikiranku

teguhkanlah hatiku
luruskanlah jalan pikiranku
jauhkanlah dari niat-niat buruk
hanya padaku aku menyembah
dan hanya padamulah aku memohon pertolongan...